Senin, 23 Februari 2015

MENGABDI DEMI ALLAH DAN MANUSIA KHUSUSNYA DI KEUSKUPAN TIMIKA PAPUA

MENGABDI DEMI ALLAH DAN MANUSIA DI KEUSKUPAN TIMIKA-PAPUA

Pada hari ini, 6 Februari 2015, Pastor Amandus Rahadat, Pr (Pastor Paroki Katedral Timika) dan Romo Budi, SJ (Pastor Paroki Wakeitei) memasuki umur 60 tahun. Pada hari itu, kami semua yang berada di Paroki Katedral kaget dengan perayaan Ulang Tahun ini. Kami dikagetkan karena adanya ungkapan dan yeel, yeel “Selamat Ulang Tahun Pastor”.
Saya bertanya kepada semua umat di Pastoran “Siapa yang merayakan Ulang Tahun hari ini? Jawabannya dengan halus “Pastor Amandus dan Budi” merayakan Ulang Tahun pada hari ini dengan suka cita dan meriah di Paroki Katedral. Sungguh luar biasa mendengar ungkapan bercanda ria dan kegembiraan satu sama lain. Dan menyapa “Pastor selamat ulang tahun”. Ketika bertanya Pastor Amandus: Semangat apa yang selalu berkobar dalam pelayanan bagi umat katedral dan seluruh umat di Keuskupan Timika? Jawabnya “Pelayanan untuk “Man for God” and “Man for others”.
Selanjutnya bahwa Pastor berkata bahwa semangat pelayanan kita adalah bukan untuk mencari kekayaan. Bukan pula mencari popularitas. Bukan juga supaya orang lain memberi jempol. Tetapi semangat pelayanan adalah pelayanan untuk Tuhan dan pelayanan untuk orang lain. Kami tidak punya apa-apa dalam hidupnya dan dalam pelayanannya. Karena itu, hidup kami dan panggilannya untuk Tuhan Allah.

Kita ditinggalkan dari segalanya dari keluarga, marga, suku, dan budayanya hanya untuk Allah dan umat yang kita layani. Dalam perayaan itu Pastor Amandus dan Budi dapat mengungkapkan rasa gembira dan bahagianya dan berkata “Saya dipanggil untuk pelayanan bagi Allah dan pelayanan bagi sesama manusia tanpa terkecuali”. Itulah semangat yang dapat mengobarkan cinta Tuhan di tengah umat di Keuskupan Timika Papua. 

Penulis: Santon Tekege!!
Poskan Komentar